BUPATI KLATEN ADAKAN PELANTIKAN PEJABAT STRUKTURAL PEMERINTAH KABUPATEN KLATEN
BKPSDM KLATEN, Kamis 27 Agustus 2026 – Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo untuk pertama kalinya melakukan rotasi pejabat. Total ada 137 pejabat dilantik dan diambil sumpah/janji yang dilaksanakan di Pendapa Pemerintah Kabupaten Klaten. Mutasi meliputi pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator serta pejabat pengawas di lingkungan Pemkab Klaten. Pejabat yang dilantik terdiri dari 17 pejabat pimpinan tinggi pratama, 54 pejabat administrator, dan 66 pejabat pengawas. Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menekankan agar para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dilantik menjalankan amanah yang sudah diberikan.

Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Klaten, Forkopimda Kabupaten Klaten, Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Klaten, para asisten dan staf ahli bupati, Tim Panitia Seleksi (Pansel), Ketua TP PKK Kabupaten Klaten, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Klaten dan undangan lainnya.
Hamenang menjelaskan proses penempatan dan pengisian jabatan telah melalui mekanisme yang ditetapkan. Hal itu termasuk panitia seleksi, rotasi, penugasan, serta evaluasi kinerja. Hamenang mengatakan jabatan yang diemban harus dimaknai sebagai hasil dari proses yang mempertimbangkan kompetensi, integritas, rekam jejak, kebutuhan organisasi, dan kinerja.

Dalam sambutannya Bupati Hamenang menjelaskan “Kepercayaan ini harus dijawab dengan kinerja yang nyata, integritas, loyalitas kepada organisasi, serta keberanian melakukan perbaikan. Saya tidak ingin pejabat hanya pandai menjalankan rutinitas. Saya membutuhkan pejabat yang mampu membaca persoalan, mencari solusi, mengambil keputusan, dan menghadirkan perubahan yang manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat”.
Keberhasilan program pemerintah, kata Hamenang, tidak cukup diukur dari banyaknya output berupa kegiatan maupun dokumen yang dihasilkan. Hal yang lebih penting adalah dampak nyata yang dirasakan oleh masyarakat. Kepada pejabat administrator dan pengawas, Hamenang berpesan agar mereka menjadi penggerak utama di lapangan. Setiap kebijakan pemerintah harus mampu diterjemahkan menjadi pelayanan publik yang cepat, mudah, tepat, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Hamenang juga mengajak seluruh jajaran Pemkab Klaten meninggalkan ego sektoral dengan memperkuat koordinasi, soliditas, dan kolaborasi antar perangkat daerah. Hamenang mengingatkan seluruh pejabat menjaga integritas dan tidak menyalahgunakan kewenangan. Hamenang juga meminta jajaran pemerintah daerah bekerja sesuai aturan dan berinovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat untuk Klaten yang lebih Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan.
What's Your Reaction?